, ,

Pemerintah Kecamatan Marangkayu, Garap Kembali Proyek Bendungan

Foto: Proyek Pembangunan Bendungan Marangkayu. (istimewa)

Infonesia.net, Kutai Kartanegara – Pembangunan Bendungan Marangkayu, yang sempat terhenti beberapa waktu, akan kembali dilanjutkan pada tahun 2024.

Bendungan ini bukan hanya akan menjadi sumber air bersih vital bagi masyarakat sekitar, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan irigasi lahan pertanian di wilayah Marangkayu.

Hal ini disampaikan oleh Camat Marangkayu, Ambo Dalle, pada Senin (29/4/2024). Ia menyatakan dukungan penuhnya terhadap kelanjutan proyek ini.

BACA JUGA  Survei CSI Tunjukan Kepuasan Tinggi Masyarakat Kukar Terhadap Kepemimpinan Edi Damansyah-Rendi Solihin

“Kami mendukung pembangunan bendungan ini. Hal ini dikarenakan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat,” tuturnya, pada Senin (29/4/2024).

Menurut informasi, Bendungan tersebut memiliki kapasitas 12,37 juta meter kubik ini merupakan bagian penting dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020.

Pembangunannya tentu dinanti-nantikan masyarakat sebagai solusi jitu untuk meningkatkan ketahanan pangan dan air di kawasan Kalimantan Timur.

BACA JUGA  Bupati Kukar Gelar Silaturahmi dan Berikan Bantuan di Cipari Makmur

Bendungan ini diperkirakan sebagai bagian pengembangan dan perluasan area persawahan di Marangkayu.

Diharapkan bendungan ini mampu mengairi area seluas 3.000 hektar, melampaui cakupan area persawahan yang saat ini hanya mencapai 1.300 hektar.

“Harapannya pembangunan dapat segera dimulai bulan ini agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Namun, masih terdapat kendala terkait status lahan yang belum diselesaikan. Dia menyampaikan keinginannya agar permasalahan ini segera di selesaikan.

BACA JUGA  Disperindag Kukar Apresiasi Atas Terlaksananya Operasi Pasar Murah di Kelurahan Timbau

“Untuk masalah ganti rugi lahan, semoga dapat segera terselesaikan,” bebernya. (HF/Adv/Diskominfo/Kukar)

Bagikan:

Berita Terkait